= The School = Capter 1

Posted by Unknown On Rabu, 20 Maret 2013 Add Comments



Ini adalah hari pertama vannya masuk sekolah, inginya si vannya masuk sekolah ternama dan berkwalitas tapi apalah daya, otak tidak sampai menjadi orang yang jenius, hanya saja nilai pas pasan, rata rata nilai 6, dari pada tidak masuk ke semua sekolah idola, dan yang di inginkan. Mau tidak mau vannya masuk ke sekolah yang terletak jauh dari keramaian.

Selama ini vannya selalu sekolah khusus laki laki, memang ini menyedihkan bayangkan 3 tahun di smp laki laki, tidak melihat adanya wanita di sekolah yang menggunakan seragam. Akhirnya walau bercampur sedih, vannya merasakan sekolah ini setidaknya banyak wanita cantik. Apa lagi ukuran dada mereka berfariasi. Otak mesum pun berpungsi sangat baik, dengan lirikan dan nafas yang menggebu gebu. Vannya merasa bagaikan berada di surga.

Seragam wanita disini sangat seksy, dengan rok hanya 15 cm dari lutut, kaus kaki pendek, yang menyelimuti kaos toking hingga pangkal paha, nunduk sedikit, celana dalam kelihatan. Mantaf bin markotop.  Vannya memang laki laki yang sangat mesum, mungkin selama 3 tahun terpenjara di smp khusus laki laki, yang di mana sifat liarnya sebagai laki laki sudah lama terpendam.

Setelah apel di gedung olah raga sekolah, 85% di sekolah ini adalah perempuan cantik, dan manis. Sisanyanya adalah laki laki, entah kenapa disini pelajarannya sangat berbeda dengan sekolah pada umunya. Mata pelajarannya sebagai berikut :
  1. Alkemia
  2. Bahasa Jerman, Inggris, dan Jepang
  3. Matrial Art
  4. Mate matik
  5. Fisika
  6. Ilmu beladiri
  7. Sihir
  8. Strategi perang
  9. Filsafat
  10. Agama
  11. Fisika dan biologi
  12. IT

12 mata pelajaran pada smester pertama. Sungguh menarik sekali sekolah ini, vannya pun masuk kelas. 12 guru pun hadir di dalam kelas 1 Ruang 9 (1R9). Satu persatu guru mulai mengambil daftar hadir. Setiap siswa yang di panggil namanya pun maju ke depan kelas, lalu memperkenalkan diri mereka, seperti sekolah pada umumnya, setelah selesai siswa pertama yang di panggil, seorang guru pun membuka pintu kelas dan menarik sebuah troli yang berisi bermacam macam senjata tajam, dan api. Wow ada apa ini, vannya berpikir apakah kami akan saling membunuh seperti manga Royal rumble. Teryata tidak, dari senjata itu kami di suruh memilih senjata yang kami sukai, apapun itu. Ada yang memilih golok, pisau kembar, katana, triple stick, kini tiba giliran vannya, vannya melirik sebuah sepasang 2 buah senjata api, berwarna silver. Vannya pun memilih senjata api eagle 0.2, dengan 6 peluru masing masing senjata.

Vannya pun menyelipkan 2 senjata apinya di pinggangnya,  setelah selesai memilih, vannya bertanya kepada walikelasnya.

“maaf buguru, bolehkah saya mengmabil 1 senjata lagi?” vannya dengan polos
“bukanya kamu sudah memiliki 2 pistol?”
“begini bu, itu yang saya inginkan sebagai pelengkap aja, sebuah katana patah itu” ujar vannya
“boleh asal alasan mu masuk akal” ujar walikelasnya tersenyum
“begini, saya melihat mata pelajaran, matrial art, sedangkan saya menggunakan senjata api” vannya menjelaskan
“gunakan senjata api mu di matrial art itu di perbolehkan” salah satu guru matrial art memotong pembicaraan vannya
“iya saya tau bu guru, tapi, saat dalam ke adaan mendesak tidak sempatnya saya mereload peluru dan musuh dalam ke adaan jarak dekat, jika saya tidak bagus dalam ilmu bela diri saya menggunakan tangan kosong, setidaknya katana patah tersebut bias menolong yawa saya, dan saya dapat bertarung dalam jarak dekat” vannya dengan raut wajah serius
“ok, tapi tolong di rawat semua senjata mu” perintah walikelas
“baik bu guru” vannya tersenyum

Vannya pun menyelipkan di belakang pinggangnya yang sudah di siapkan tempat menaruh katana tersebut. Kemudia seorang guru pun menjelaskan, bahwa mereka semua akan tinggal di asrama, di mana asrama itu, di pimpin

Leave a Reply

Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © 2012 Hanya Untuk Yang Cukup Umur (18++) | Haiyore! Nyaruko-san Theme | Designed by Johanes DJ