Ini
adalah hari pertama vannya masuk sekolah, inginya si vannya masuk sekolah
ternama dan berkwalitas tapi apalah daya, otak tidak sampai menjadi orang yang
jenius, hanya saja nilai pas pasan, rata rata nilai 6, dari pada tidak masuk ke
semua sekolah idola, dan yang di inginkan. Mau tidak mau vannya masuk ke
sekolah yang terletak jauh dari keramaian.
Selama
ini vannya selalu sekolah khusus laki laki, memang ini menyedihkan bayangkan 3
tahun di smp laki laki, tidak melihat adanya wanita di sekolah yang menggunakan
seragam. Akhirnya walau bercampur sedih, vannya merasakan sekolah ini
setidaknya banyak wanita cantik. Apa lagi ukuran dada mereka berfariasi. Otak
mesum pun berpungsi sangat baik, dengan lirikan dan nafas yang menggebu gebu.
Vannya merasa bagaikan berada di surga.
Seragam
wanita disini sangat seksy, dengan rok hanya 15 cm dari lutut, kaus kaki
pendek, yang menyelimuti kaos toking hingga pangkal paha, nunduk sedikit,
celana dalam kelihatan. Mantaf bin markotop.
Vannya memang laki laki yang sangat mesum, mungkin selama 3 tahun
terpenjara di smp khusus laki laki, yang di mana sifat liarnya sebagai laki
laki sudah lama terpendam.
Setelah
apel di gedung olah raga sekolah, 85% di sekolah ini adalah perempuan cantik,
dan manis. Sisanyanya adalah laki laki, entah kenapa disini pelajarannya sangat
berbeda dengan sekolah pada umunya. Mata pelajarannya sebagai berikut :
- Alkemia
- Bahasa Jerman, Inggris, dan Jepang
- Matrial Art
- Mate matik
- Fisika
- Ilmu beladiri
- Sihir
- Strategi perang
- Filsafat
- Agama
- Fisika dan biologi
- IT
12 mata pelajaran pada smester pertama.
Sungguh menarik sekali sekolah ini, vannya pun masuk kelas. 12 guru pun hadir
di dalam kelas 1 Ruang 9 (1R9). Satu persatu guru mulai mengambil daftar hadir.
Setiap siswa yang di panggil namanya pun maju ke depan kelas, lalu
memperkenalkan diri mereka, seperti sekolah pada umumnya, setelah selesai siswa
pertama yang di panggil, seorang guru pun membuka pintu kelas dan menarik
sebuah troli yang berisi bermacam macam senjata tajam, dan api. Wow ada apa
ini, vannya berpikir apakah kami akan saling membunuh seperti manga Royal
rumble. Teryata tidak, dari senjata itu kami di suruh memilih senjata yang kami
sukai, apapun itu. Ada
yang memilih golok, pisau kembar, katana, triple stick, kini tiba giliran
vannya, vannya melirik sebuah sepasang 2 buah senjata api, berwarna silver.
Vannya pun memilih senjata api eagle 0.2, dengan 6 peluru masing masing
senjata.
Vannya pun menyelipkan 2 senjata apinya di
pinggangnya, setelah selesai memilih,
vannya bertanya kepada walikelasnya.
“maaf buguru, bolehkah saya mengmabil 1
senjata lagi?” vannya dengan polos
“bukanya kamu sudah memiliki 2 pistol?”
“begini bu, itu yang saya inginkan sebagai
pelengkap aja, sebuah katana patah itu” ujar vannya
“boleh asal alasan mu masuk akal” ujar
walikelasnya tersenyum
“begini, saya melihat mata pelajaran,
matrial art, sedangkan saya menggunakan senjata api” vannya menjelaskan
“gunakan senjata api mu di matrial art itu
di perbolehkan” salah satu guru matrial art memotong pembicaraan vannya
“iya saya tau bu guru, tapi, saat dalam ke
adaan mendesak tidak sempatnya saya mereload peluru dan musuh dalam ke adaan
jarak dekat, jika saya tidak bagus dalam ilmu bela diri saya menggunakan tangan
kosong, setidaknya katana patah tersebut bias menolong yawa saya, dan saya
dapat bertarung dalam jarak dekat” vannya dengan raut wajah serius
“ok, tapi tolong di rawat semua senjata mu”
perintah walikelas
“baik bu guru” vannya tersenyum
Diberdayakan oleh Blogger.